Kamis, 09 Desember 2010

Andai Aku Bisa (AAB)

Andai aku bisa
memutar kembali
waktu yang tlah berjalan,
tuk kembali bersama di diri mu, slamanya

Bukan maksud aku
membawa diri mu
masuk terlalu jauh
ke dalam kisah cinta
yang tak mungkin terjadi

Diri mu yang selalu mencintai diri ku
walau kau tahu,
Diri ku masih bersama nya ,,,,

Dan aku tak punya hati
untuk mengerti dirimu
Dan aku tak punya hati
tuk mencintai dirimu

maafkan aku

AKU YANG SENDIRI

Aku sendirian disini.menyeka serpihan hati
berputik pada serumpun bicara.
.yang tidak betah pada resah..angin pun berlari..
menyembunyikan diri..bersama tonpokan awan..malam..

aku sendiri disini..
merangkai puisi..
cerita tentang duka tentang luka
tentang sepi ..yg memejarakan hati..

aku sendiri disini..
bersama gugusan harapan..
yg tiada penghujung nya..ntah apa yg ku rasakan.
malam pun seakan tak perduli,melihat ku yg kesepian

akan kah ku habiskan malam..hingga fajar menjelang..
sedangkan bulan dan bintang enggan berteman.
.aku yg keseorangan.aku yang kesepian.
(ANDAI KAU ADA DLM PELUKAN...sayang.)

AKHIRNYA...

Ingin kukecapi jernih air di kali
dihiasi embun pagi,tiada lagi kelabu mengisi mimpiku
redalah wahai keluh kesah ku
yg selama ini membebaniku..
datanglah wahai kemilau yg terang, sinarilah jalan ku

ingin kukecapi jernih air dikali..
tanpa halangan meringtang..ingin ku genggam hati ini
ku kukuhkan ikrar setiaku..walau getar terasa
di gelombang jalan penuh liku..
aku tak rela membuang cinta hanya karena kau jauh dariku

aku cuba fahami..tanpa ratap dan jerit
yang kau masih..berdiri tegak di tengah ruang hidup ku
cinta mu kekuatan ku...kasih mu..hembus nafas ku
SAMPAI AKHIRNYA KITA BERSATU.

TEKAD

Ketika angin resah meredah pantai
mentari berpinar dimatanya
samudra yg di jelajahi semalam..cuma mendapatkan
sesuap harapan kebahagiaan..

Hari ini jejak-jejak menapak pantai..
ketika mentari merah di kaki langit..
tertudinglah bebola mata di permukaan lautan..
bersama kesuraman.dan kegelisahan..
betsama harapan dan keharuan..

sebuah jasad yg membina hasrat.
tenggelam bersama perahu yg di telan ombak
laut yg mengundang pengharapan.. namun.
laut juga yang mengubur impian

Doa ku peneguh tekad ku..
'Ayah..kudratmu akan ku belai.
bersama tekad dan darah mu
bersama kasih dan setiamu.
akan ku genggam segulung ijazah kemenangan
untuk membela pengharapan mu..

takan ku alirkan lagi air mata ku
takan kuhiasi lagi duka di wajah ku
akan kuhiasi jiwa dan raga dg tekad dan cita2
untuk membina impian mu Ayah..

Laman

Profil saya

Foto saya
jakarta, jakarta, Indonesia
Seorang pemuda yang gelisah, Hidup di pinggiran Jakarta,Banyak hal yang dijalani untuk merubah nasib dan kehidupan lebih baik,Namun nasib dan keberuntungan tak kunjung berpihak,Kita punya cita-cita dan angan - angan yang mulia tapi tuhan punya kehendak lain.Langkah - langkah pilihanku kandas ditiup waktu,Tempat pelabuhanku terakhir menjadi seorang Penulis Puisi di Rumah yang berada di pinggiran Jakarta yang jauh dari hiruk pikuknya gemerlap ibu kota..

Entri Populer