Selasa, 25 Januari 2011

Kau

Kau telah menyentuh hati dan jiwa ku
dari pertama kali kita bertemu
Kau begitu hangat degan kata yang lembut..membelai rasa ku
lembut bisikan mu ....
Tidak akan pernah meninggalkan hatiku
...
Kau dan segalanya yang aku inginkan
Kau hadirkan cinta mu yang suci dan murni
Aku mencintaimu dengan semua yang aku ada
Dan aku mencintai mu dengan segala yang kamu ada.

Rindu Akan Diri Mu

Aku rindu cintamu aku rindu menyentuh mu,

Tapi aku merasakan kamu setiap hari

Aku bagaikan ikan Keluar dari air tanpa diri mu

Sebuah pelukan bagi mu berarti aku memerlukan mu

Satu ciuman untuk mu bermakna aku mencintaimu.

Panggilan bagi mu berarti aku merindui mu



Ketika aku merindukanmu, aku tidak perlu pergi jauh ...

Aku hanya perlu melihat ke dalam hati ku

kerana di sanalah aku akan menemukan mu

aku berkhayal kita bermimpi hingga kita

tidak harus berpisah begitu lama....

Jika kita di dalam mimpi masing-masing

, kita boleh bermain bersama sepanjang malam.



setiap hari aku melakukan tiga perkara:

AKU RINDU PADA MU, AKU MERINDUKAN MU, dan TERUS MERINDUKAN MU

Tangisan Ku

Aku duduk di teras

Angin meniup rambutku

angsa yang bermain-main di kolam

Tapi aku tidak boleh peduli



Kehidupan terjadi di sekitar ku

aku tidak menyertai..ataupun menikmati

Aku pergi melalui semua gerakan,yg tak kusadari

Tapi ..apa yang aku sedar dan benar-benar ku lakukan adalah menunggu



Aku bermimpi tentang hari

Bahwa kau akan datang kembali kepangkuan ku ku

Tidak ada lagi yang penting.dalam hidup ku

Mengapa tidak boleh orang melihat keadaan ku??



aku tidak mahu pergi keluar

aku tidak ingin bersenang-senang

aku tidak mahu melakukan sesuatu

Sampai seluruh dikatakan & dilakukan



Kau tak tahu betapa aku menangis

Aku tidak pernah membiarkan kau tahu

Ini sangat sulit buat ku , di sini tanpa mu

Tapi aku tidak dibenarkan untuk membiarkan hal itu menunjukkan pada mu



Aku harus berpura-pura semua baik-baik saja

Semua orang berfikir seakan tak ada apa apa

Tapi apa yang aku tidak pernah mengatakan kepada mereka

Adalah bahwa saya menangis setiap hari

Laman

Profil saya

Foto saya
jakarta, jakarta, Indonesia
Seorang pemuda yang gelisah, Hidup di pinggiran Jakarta,Banyak hal yang dijalani untuk merubah nasib dan kehidupan lebih baik,Namun nasib dan keberuntungan tak kunjung berpihak,Kita punya cita-cita dan angan - angan yang mulia tapi tuhan punya kehendak lain.Langkah - langkah pilihanku kandas ditiup waktu,Tempat pelabuhanku terakhir menjadi seorang Penulis Puisi di Rumah yang berada di pinggiran Jakarta yang jauh dari hiruk pikuknya gemerlap ibu kota..

Entri Populer