Senin, 28 November 2011

Hanya kau beLahan jiwa ku

kau hadirkan diri mu, di saat aku perlukan
kau hulurkan tangan mu ketika aku jatuh terkulai
kau tunjuk arah ku, ketika aku tersesat jalan..
kau terangi langkah ku ketika aku kegelapan..
diri mu belahan jiwa ku…cinta mu anugrah buat ku
walau kau jauh beribu batu,,kau senantiasa dlm hati ku
karena Tuhan lebih tau..semoga dgn ridha Nya kita dpt bersatu

kamu

dalam sepi ku nanti dirimu
dalam dingin ku rindu kehangatan mu
dalam heningnya malam ku rasakan desah nafas mu
dalam sinarnya rembulan. ku cari senyum mu..

dalam resah rinduku ku, ku ingin kau tau bahwa
aku sangat mencintai mu

PENANTIAN KU SELAMA INI


lembut sentuh mu pagi.
memaksaku melepaskan mimpi...
sebenarnya aku enggan untuk bersama mu pagi
karena aku tau aku akan kecundang lagi..
ingin rasanya hidup ini kusudahi...untuk mengahdap Mu Ilahi
ku tak sanggup lagi dg penderitaan yg tak pernah berhenti..
Ya Tuhan sekiranya ini yg kau kehendaki...
berikan aku kekuatan diri...

hanya satu yg ku kehendaki..saat ini..
ku ingin dia menjadi pendamping ku nanti
sayang aku takkan pernaH berhenti menanti..

GILA DETIK_DETIK TERAKHIR SEBElUM DAN SAAT KEJADIAN JEMBATAN KUTAI KARTANEGARA RUNTUH ADA DI SINI . . cekidoot...!!!

Pencarian korban runtuhnya Jembatan Kutai Kartanegara dihentikan sementara. Petugas menghentikan sementara pencarian pada Minggu 27 November 2011 dini hari pukul 01.00 WITA. Hingga pencarian terakhir, telah ditemukan total 37 korban termasuk 4 korban tewas sebelumnya. klik video biar lebih jelas . . .



Jumlah korban memang terus bertambah. Semula, korban tewas yang berhasil ditemukan hingga pukul 08.30 WITA hanya 3 orang dan 17 korban luka-luka. Juliansyah, salah seorang anggota tim penyelamat menuturkan, pencarian dihentikan sementara. “Pukul 01.00 WITA, semua tim pencari naik ke darat dan beristirahat,” ucap Juliansyah. “Pencarian dilanjutkan pagi ini”.
Dari seluruh korban luka-luka, ada dua puluh orang dibawa ke Rumah Sakit Umum AM Parikesit Tenggarong. Dua orang lainnya dibawa ke Balai Klinik Bina Sentra, Tenggarong. Ada juga yang dibawa ke RS Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda. "Pencarian kami lanjutkan pagi ini, mulai pukul 07.00 WITA," kata Juliansyah. Berikut ini daftar nama-nama korban terakhir yang ditemukan: 1. M Firdaus, laki-laki/19 tahun 2. Agus, laki-laki/25 tahun 3. Fadlan, laki-laki/16 tahun 4. Ausiah, perempuan/6 bulan 5. Rosalina, perempuan 6. Adam Nur, laki-laki/40 tahun 7. M Ramadhani, laki-laki/4,5 tahun 8. Monika, perempuan 9. Rian, laki-laki 10. M Khaidir, laki-laki 11. Aji Titin R, perempuan 12. Yaya 13. Mafrudin, laki-laki 14. Ema, perempuan 15. Ruri 16. Syahrani, perempuan/24 tahun 17. Nur Siah, perempuan 18. Dani, laki-laki 19. Jamal, laki-laki/3 tahun 20. Ruski Dartani, laki-laki/15 tahun 21. Yusuf, laki-laki 22. Zumriadi, laki-laki 23. Putra, laki-laki 24. Rian, laki-laki 25. Syahruni Effendi, laki-laki 26. Alfianur, laki-laki 27. Tigor Arianto, laki-laki 28. Hamdi, laki-laki 29. Rizki 30. Hamda 31. Nita, perempuan (Klinik Bina Sentra) 32. Sofian H, laki-laki (Klinik Bina Sentra) 33. Supriyono, laki-laki (RS Dirgahayu, Samarinda) 34. Harianto, laki-laki (RS AWS, Samarinda) 35. Tris, laki-laki 36. Pahris, laki-laki 37. Arniah

Selasa, 22 November 2011

Entah

Entah mengapa aku tak berdaya waktu kau bisikan ...
"JANGAN AKU KAU TNGGALKAN"
Tak tahu di mana ada getar terasa waktu kau katakan ...
"KU BUTUH DEKAT DENGAN MU"
seperti biasa aku diam tak bicara
hanya mampu pandangi bibir tipis mu yang menarik
Seperti biasa aku tak sanggup berjanji
hanya mampu katakan aku cinta kau saat ini
Entah esok hari
Entah entah Lusa nanti
ENTAH

Selasa, 01 November 2011

kau hantamkan godam di hatiku,,

ini bukanlah sehembus rayu yg kucoba haturkan,,
bukan pula kalimat² merdu tuk buatmu melayang,,
ini hanyalah barisan kata hatiku yg belum tersampaikan,,
yg entah kapan semua akan terungkap atau mungkin hilang,,


rasa yg muncul,,
begitu keras memukul,,
hantamkan palu godam,,
hadirkan sebuah bintang dalam pekat malam,,


memang rasa ini pernah ku coba hindari,,
namun acuhku tak jua buatnya pergi,,
layaknya bom waktu,,
rasa ini menunggu sang pemicu,,


dan kini,,
senyummu seakan kembali mengetuk pintu hati,,
dan rasa ini,,
terbangun dari tidurnya selama menanti.

Laman

Profil saya

Foto saya
jakarta, jakarta, Indonesia
Seorang pemuda yang gelisah, Hidup di pinggiran Jakarta,Banyak hal yang dijalani untuk merubah nasib dan kehidupan lebih baik,Namun nasib dan keberuntungan tak kunjung berpihak,Kita punya cita-cita dan angan - angan yang mulia tapi tuhan punya kehendak lain.Langkah - langkah pilihanku kandas ditiup waktu,Tempat pelabuhanku terakhir menjadi seorang Penulis Puisi di Rumah yang berada di pinggiran Jakarta yang jauh dari hiruk pikuknya gemerlap ibu kota..

Entri Populer