Aku tiada pilihan selain berpuisi.
walaupun tertikan terdampar di sepi lautan
aku tiada beralih lagi.menyatakan hasrat hati
yg bersarang di sanubari,karena tiada yg lebih
berarti selain puisiku ini,walau terkadang susah di mengerti
kubawa pilu bersama azam ku,meniti lurah sengsara,
tanpa bimbang tanpa penyesalan,
karena aku sudah biasa menangani hati kecewa
inilah gaya puisiku,penuh luka .penuh duka
kadang muak untuk dibaca.atau susah untuk di cerna
aku tiada pilihan.
.puisiku paparan jiwa ku sebenar.
bukan ku cari pujian
tidak juga ku cari tokmahan
aku hanya mencari ketenangan..dari jiwa ku yg keresahan
Sebuah Kumpulan isi hati yang terpendam dalam hati yang hanya bisa di tulis oleh seorang pemuda yang gelisah hidupnya tanpa bisa untuk mengungkapkan nya ,,
Senin, 20 Desember 2010
DERITA
Hidup ini bagaikan sebuah kapal
yg terapung di tengah lautan
di pukul ombak,di terjang ribut dan taofan
hatinya senantiasa resah ,
cemas,dan gelisah
kegelisahan keresahan
,persoalan yg tidak bernoktah
hidup ini hanya di buai..ombak .
taofan.ribut hujan,dan panas
hatinya terus meronta untuk minta lepas
dr derita yg tidak ada penyelesaian
yg terapung di tengah lautan
di pukul ombak,di terjang ribut dan taofan
hatinya senantiasa resah ,
cemas,dan gelisah
kegelisahan keresahan
,persoalan yg tidak bernoktah
hidup ini hanya di buai..ombak .
taofan.ribut hujan,dan panas
hatinya terus meronta untuk minta lepas
dr derita yg tidak ada penyelesaian
KENANG AKU..
Seandainya dalam do'a mu tertulis namaku
ku syukuri karena itu setiamu
andai semalam diriku kau kenang
bahagiaku karena nyata bukan mimpi
kau mengingati diri ku
seandainya hari ini masih ada
aku dalam diri mu.terima kasih ucapku
karena aku masih hidup..walau terkadang aku merasa
aku sudah tiada lagi..bersama mu
tapi ..seandainya aku ini benar-benar mati
percayalah cinta ku tetap abadi..buat mu kekasih.
Langganan:
Postingan (Atom)
Laman
Profil saya
- tonny tersenyum kembali
- jakarta, jakarta, Indonesia
- Seorang pemuda yang gelisah, Hidup di pinggiran Jakarta,Banyak hal yang dijalani untuk merubah nasib dan kehidupan lebih baik,Namun nasib dan keberuntungan tak kunjung berpihak,Kita punya cita-cita dan angan - angan yang mulia tapi tuhan punya kehendak lain.Langkah - langkah pilihanku kandas ditiup waktu,Tempat pelabuhanku terakhir menjadi seorang Penulis Puisi di Rumah yang berada di pinggiran Jakarta yang jauh dari hiruk pikuknya gemerlap ibu kota..
Entri Populer
-
Telah Rapuh tulang-tulangmu yang dahulu kau gunakan untuk memberikan kami sesuap nasi untuk menunaikan kewajibanmu sebagai kepala keluarg...
-
ku coba untuk membahagiakan orang lain.. walau jiwa ku tersiksa aku bagaikan lilin, menerangi sekeliling. tapi diri ku terbakar sendiri ak...
-
Aku yang termenung disini... Diam dalam lamunan tiada kan bertepi... Berselimutkan sejuta tanya menggelayut dihati... Akankah selamanya...
-
benarkah adanya cerita itu yang membuat asa menjadi hitam apakah ini akhir penantian ataukah jalan ini jawabannya katakan apa mungkin ...
-
seandainya aku dapat menghampirimu mungkin saat ini aku sudah berada di dekat mu seandainya goresan pena ini dapat menghapus rinduku mung...
-
Begitu banyaknya pulau yang indah Inilah Papuaku uuu Permata hijau laut dan seninya Begitu menyenangkan jiwa Banyak pujian dan...
-
Setelah meninggalnya ibu Hasri Ainun, ternyata BJ. Habibie Mantan Presiden RI ini membuat Surat ungkapan sayang dan cinta Bapak BJ. Habibie...
-
Dua tahun sudah ku buang waktuku Berkhayal dalam harapan jadi kekasihmu Tanpa pernah aku merasakan jenuh Walau di tiap detiknya c...
-
Wahai angin… Ku titipkan hembusan cinta suci ini… Untuk orang terkasih dari orang yang paling ku sayang, Orang terhebat dari orang-orang...
-
Kasih,maafkanlah segala kesalahanku Karena hanya kaulah yang ada di hatiku Walaupun aku sering menyakitimu Mungkin karena ku tak pahami mak...