Sebuah Kumpulan isi hati yang terpendam dalam hati yang hanya bisa di tulis oleh seorang pemuda yang gelisah
hidupnya tanpa bisa untuk mengungkapkan nya ,,
kau hadirkan diri mu, di saat aku perlukan
kau hulurkan tangan mu ketika aku jatuh terkulai
kau tunjuk arah ku, ketika aku tersesat jalan..
kau terangi langkah ku ketika aku kegelapan..
diri mu belahan jiwa ku…cinta mu anugrah buat ku
walau kau jauh beribu batu,,kau senantiasa dlm hati ku
karena Tuhan lebih tau..semoga dgn ridha Nya kita dpt bersatu
dalam sepi ku nanti dirimu dalam dingin ku rindu kehangatan mu dalam heningnya malam ku rasakan desah nafas mu dalam sinarnya rembulan. ku cari senyum mu..
dalam resah rinduku ku, ku ingin kau tau bahwa aku sangat mencintai mu
lembut sentuh mu pagi. memaksaku melepaskan mimpi... sebenarnya aku enggan untuk bersama mu pagi karena aku tau aku akan kecundang lagi..
ingin rasanya hidup ini kusudahi...untuk mengahdap Mu Ilahi ku tak sanggup lagi dg penderitaan yg tak pernah berhenti.. Ya Tuhan sekiranya ini yg kau kehendaki... berikan aku kekuatan diri...
hanya satu yg ku kehendaki..saat ini.. ku ingin dia menjadi pendamping ku nanti sayang aku takkan pernaH berhenti menanti..
Pencarian korban runtuhnya Jembatan Kutai Kartanegara dihentikan sementara. Petugas menghentikan sementara pencarian pada Minggu 27 November 2011 dini hari pukul 01.00 WITA. Hingga pencarian terakhir, telah ditemukan total 37 korban termasuk 4 korban tewas sebelumnya.
klik video biar lebih jelas . . .
Jumlah korban memang terus bertambah. Semula, korban tewas yang berhasil ditemukan hingga pukul 08.30 WITA hanya 3 orang dan 17 korban luka-luka.
Juliansyah, salah seorang anggota tim penyelamat menuturkan, pencarian dihentikan sementara. “Pukul 01.00 WITA, semua tim pencari naik ke darat dan beristirahat,” ucap Juliansyah. “Pencarian dilanjutkan pagi ini”.
Dari seluruh korban luka-luka, ada dua puluh orang dibawa ke Rumah Sakit Umum AM Parikesit Tenggarong. Dua orang lainnya dibawa ke Balai Klinik Bina Sentra, Tenggarong. Ada juga yang dibawa ke RS Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda.
"Pencarian kami lanjutkan pagi ini, mulai pukul 07.00 WITA," kata Juliansyah.
Berikut ini daftar nama-nama korban terakhir yang ditemukan:
1. M Firdaus, laki-laki/19 tahun
2. Agus, laki-laki/25 tahun
3. Fadlan, laki-laki/16 tahun
4. Ausiah, perempuan/6 bulan
5. Rosalina, perempuan
6. Adam Nur, laki-laki/40 tahun
7. M Ramadhani, laki-laki/4,5 tahun
8. Monika, perempuan
9. Rian, laki-laki
10. M Khaidir, laki-laki
11. Aji Titin R, perempuan
12. Yaya
13. Mafrudin, laki-laki
14. Ema, perempuan
15. Ruri
16. Syahrani, perempuan/24 tahun
17. Nur Siah, perempuan
18. Dani, laki-laki
19. Jamal, laki-laki/3 tahun
20. Ruski Dartani, laki-laki/15 tahun
21. Yusuf, laki-laki
22. Zumriadi, laki-laki
23. Putra, laki-laki
24. Rian, laki-laki
25. Syahruni Effendi, laki-laki
26. Alfianur, laki-laki
27. Tigor Arianto, laki-laki
28. Hamdi, laki-laki
29. Rizki
30. Hamda
31. Nita, perempuan (Klinik Bina Sentra)
32. Sofian H, laki-laki (Klinik Bina Sentra)
33. Supriyono, laki-laki (RS Dirgahayu, Samarinda)
34. Harianto, laki-laki (RS AWS, Samarinda)
35. Tris, laki-laki
36. Pahris, laki-laki
37. Arniah
Seorang pemuda yang gelisah, Hidup di pinggiran Jakarta,Banyak hal yang dijalani untuk merubah nasib dan kehidupan lebih baik,Namun nasib dan keberuntungan tak kunjung berpihak,Kita punya cita-cita dan angan - angan yang mulia tapi tuhan punya kehendak lain.Langkah - langkah pilihanku kandas ditiup waktu,Tempat pelabuhanku terakhir menjadi seorang Penulis Puisi di Rumah yang berada di pinggiran Jakarta yang jauh dari hiruk pikuknya gemerlap ibu kota..