Selasa, 25 Januari 2011

Tangisan Ku

Aku duduk di teras

Angin meniup rambutku

angsa yang bermain-main di kolam

Tapi aku tidak boleh peduli



Kehidupan terjadi di sekitar ku

aku tidak menyertai..ataupun menikmati

Aku pergi melalui semua gerakan,yg tak kusadari

Tapi ..apa yang aku sedar dan benar-benar ku lakukan adalah menunggu



Aku bermimpi tentang hari

Bahwa kau akan datang kembali kepangkuan ku ku

Tidak ada lagi yang penting.dalam hidup ku

Mengapa tidak boleh orang melihat keadaan ku??



aku tidak mahu pergi keluar

aku tidak ingin bersenang-senang

aku tidak mahu melakukan sesuatu

Sampai seluruh dikatakan & dilakukan



Kau tak tahu betapa aku menangis

Aku tidak pernah membiarkan kau tahu

Ini sangat sulit buat ku , di sini tanpa mu

Tapi aku tidak dibenarkan untuk membiarkan hal itu menunjukkan pada mu



Aku harus berpura-pura semua baik-baik saja

Semua orang berfikir seakan tak ada apa apa

Tapi apa yang aku tidak pernah mengatakan kepada mereka

Adalah bahwa saya menangis setiap hari

Tidak ada komentar:

Laman

Profil saya

Foto saya
jakarta, jakarta, Indonesia
Seorang pemuda yang gelisah, Hidup di pinggiran Jakarta,Banyak hal yang dijalani untuk merubah nasib dan kehidupan lebih baik,Namun nasib dan keberuntungan tak kunjung berpihak,Kita punya cita-cita dan angan - angan yang mulia tapi tuhan punya kehendak lain.Langkah - langkah pilihanku kandas ditiup waktu,Tempat pelabuhanku terakhir menjadi seorang Penulis Puisi di Rumah yang berada di pinggiran Jakarta yang jauh dari hiruk pikuknya gemerlap ibu kota..

Entri Populer