Malam itu, 28 November yang kelam
Terbujur kaku pikirku pada sinar tembaga redup
Lepas segala sadar pada renungan tentang hidup
Dingin, dingin dan beku dadaku
Rasa rindu menyelinap jauh dan tajam
Sekerjap kulihat dia
Renung dan diam
Mataku tersengat
Kususul wajahnya, jauh di belakangku
Sesenggukan sepi menyergap hatiku
Ia telah datang, hadir di depan mataku
Dengan wajahnya yang teduh
Cantik laksana edelweis yang berembun saat pagi
Ia bagaikan setiap rintik juhan yang memberika kehidupan
Senyum, sunggingan sederhana bersinar
Menyimpan sejuta makna dan debar dalam diriku
Ia cantik, dan tak pernah secantik itu
Ia anggun, saat suaranya melemahkan nadiku
Ia memanggilku, kakak, sama seperti saat dulu
Dapatkah ia merasakan?
Senyum getirku,
Menunggu akan kehadirannya,
Saat rasa rindu mendesak mimpiku tuk terbangun
Saat September memanggilku untuk bercanda denganmu
Saat malam menjadi penghubung kita
Tahukah dia, bahwa aku merindukan tatap teduhnya?
Bahwa aku rindu untuk mengolok hidung kecilnya?
Sebuah topeng utnuk mengucapkan
Betapa sempurnanya dia bagiku??
Sebuah Kumpulan isi hati yang terpendam dalam hati yang hanya bisa di tulis oleh seorang pemuda yang gelisah hidupnya tanpa bisa untuk mengungkapkan nya ,,
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Laman
Profil saya
- tonny tersenyum kembali
- jakarta, jakarta, Indonesia
- Seorang pemuda yang gelisah, Hidup di pinggiran Jakarta,Banyak hal yang dijalani untuk merubah nasib dan kehidupan lebih baik,Namun nasib dan keberuntungan tak kunjung berpihak,Kita punya cita-cita dan angan - angan yang mulia tapi tuhan punya kehendak lain.Langkah - langkah pilihanku kandas ditiup waktu,Tempat pelabuhanku terakhir menjadi seorang Penulis Puisi di Rumah yang berada di pinggiran Jakarta yang jauh dari hiruk pikuknya gemerlap ibu kota..
Entri Populer
-
Telah Rapuh tulang-tulangmu yang dahulu kau gunakan untuk memberikan kami sesuap nasi untuk menunaikan kewajibanmu sebagai kepala keluarg...
-
ku coba untuk membahagiakan orang lain.. walau jiwa ku tersiksa aku bagaikan lilin, menerangi sekeliling. tapi diri ku terbakar sendiri ak...
-
Aku yang termenung disini... Diam dalam lamunan tiada kan bertepi... Berselimutkan sejuta tanya menggelayut dihati... Akankah selamanya...
-
benarkah adanya cerita itu yang membuat asa menjadi hitam apakah ini akhir penantian ataukah jalan ini jawabannya katakan apa mungkin ...
-
seandainya aku dapat menghampirimu mungkin saat ini aku sudah berada di dekat mu seandainya goresan pena ini dapat menghapus rinduku mung...
-
Begitu banyaknya pulau yang indah Inilah Papuaku uuu Permata hijau laut dan seninya Begitu menyenangkan jiwa Banyak pujian dan...
-
Setelah meninggalnya ibu Hasri Ainun, ternyata BJ. Habibie Mantan Presiden RI ini membuat Surat ungkapan sayang dan cinta Bapak BJ. Habibie...
-
Dua tahun sudah ku buang waktuku Berkhayal dalam harapan jadi kekasihmu Tanpa pernah aku merasakan jenuh Walau di tiap detiknya c...
-
Wahai angin… Ku titipkan hembusan cinta suci ini… Untuk orang terkasih dari orang yang paling ku sayang, Orang terhebat dari orang-orang...
-
Kasih,maafkanlah segala kesalahanku Karena hanya kaulah yang ada di hatiku Walaupun aku sering menyakitimu Mungkin karena ku tak pahami mak...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar