Minggu, 16 Januari 2011

Hati Yang Terluka

Wahai, hati yang terluka…
Bacakanlah semua itu dalam keharibaanNya…
Dan katakan kepadaNya: semua ini ku pasrahkan kepada Mu…
Untuk orang bodoh yang membuat Dia terluka….
Tidak sepatutnya Kau mendapatkan untaian tabir hati itu…
Dan alangkah tinggi derajat mu, walaupun kau menyakiti…
Wahai, hati yang terluka…
Sekarang torehkan lembaran baru dalam sajak berjudul “Yang Terbaik Bukanlah Dirimu”….
Dan hapuslah coretan merah dalam perjalanan mu itu..
Niscaya esok hari mimpi dan keinginan mu tertata lebih baik…

Tidak ada komentar:

Laman

Profil saya

Foto saya
jakarta, jakarta, Indonesia
Seorang pemuda yang gelisah, Hidup di pinggiran Jakarta,Banyak hal yang dijalani untuk merubah nasib dan kehidupan lebih baik,Namun nasib dan keberuntungan tak kunjung berpihak,Kita punya cita-cita dan angan - angan yang mulia tapi tuhan punya kehendak lain.Langkah - langkah pilihanku kandas ditiup waktu,Tempat pelabuhanku terakhir menjadi seorang Penulis Puisi di Rumah yang berada di pinggiran Jakarta yang jauh dari hiruk pikuknya gemerlap ibu kota..

Entri Populer