Kami mendukung Timnas Negri ini…
Timnas Indonesia Negri dimanaku lahir,dibesarkan dan mati nanti…
Mendukung sepak bola negri ini bagi kami adalah kewajiban yang timbul dari hati…
Tak ada paksaan dari pihak manapun karena ini muncul dari diri…
Menjaga bersama-sama kehormatan sepak bola negri ini dari para benalu yang merusak…
Tahun ini,Awal bulan depan
,SEA Games 2011 kali ini adalah titik balik kejaya’an mu…
Perlahan tapi pasti saya yakin julukan “macan asia” itu kan kembali ke bumi pertiwi…
Kalo boleh jujur saya salah satu orang yang setuju tidak setuju dengan di adanya naturalisasi, saya yakin rasa kebangga'an itu akan jauh berkali lipat apabila yang bertarung di bawah naungan sang merah putih adalah para putra bangsa Indonesia tanpa naturalisasi... maksud saya di sini bukan untuk memojokan satu pihak namun itulah pandangan saya pribadi, anda pun boleh memiki pandangan anda masing-masing…
Terlepas naturalisasi atau tidak saya hanya berharap yang terbaik untuk sepak bola negri ini… karena sudah saatnya sepak bola Indonesia kembali bertengger di posisi atas…
Karena sudah cukup hujatan bagi timnas sepak bola negri ini…
Karena sudah cukup pandangan sebelah mata bagi kekuatan sepak bola negri ini…
Karena sudah saatnya stadion menjadi tempat liburan bagi keluarga…
Jika Timnas Indonesia menjuarai ajang ini,,
Ini semua adalah penghormatan dan kebanggaan bagi bangsa Indonesia…
Karena pada intinya sebuah tim sepak bola adalah gabungan dari 11 individu yg berbeda-beda yg menjadi kesatuan di dlm lapangan hijau... jika sebuah tim menang atau kalah bukanlah kesuksesan/kegagalan satu individu saja namun kesuksesan/kegagalan satu tim tersebut,,mulai dari 11 individu di lapangan hijau,pemain cadangan,para official dan para supporter
BUKAN HANYA KESUKSESAN BAGI SATU INDIVIDU SAJA…!
Jiwa raga ini ku sembahkan untuk mendukung mu GARUDA…!
GARUDA DI DADAKU
GARUDA KEBANGGAAN KU
KU YAKIN TAHUN INI
PASTI JUARA
Sebuah Kumpulan isi hati yang terpendam dalam hati yang hanya bisa di tulis oleh seorang pemuda yang gelisah hidupnya tanpa bisa untuk mengungkapkan nya ,,
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Laman
Profil saya
- tonny tersenyum kembali
- jakarta, jakarta, Indonesia
- Seorang pemuda yang gelisah, Hidup di pinggiran Jakarta,Banyak hal yang dijalani untuk merubah nasib dan kehidupan lebih baik,Namun nasib dan keberuntungan tak kunjung berpihak,Kita punya cita-cita dan angan - angan yang mulia tapi tuhan punya kehendak lain.Langkah - langkah pilihanku kandas ditiup waktu,Tempat pelabuhanku terakhir menjadi seorang Penulis Puisi di Rumah yang berada di pinggiran Jakarta yang jauh dari hiruk pikuknya gemerlap ibu kota..
Entri Populer
-
Telah Rapuh tulang-tulangmu yang dahulu kau gunakan untuk memberikan kami sesuap nasi untuk menunaikan kewajibanmu sebagai kepala keluarg...
-
ku coba untuk membahagiakan orang lain.. walau jiwa ku tersiksa aku bagaikan lilin, menerangi sekeliling. tapi diri ku terbakar sendiri ak...
-
Aku yang termenung disini... Diam dalam lamunan tiada kan bertepi... Berselimutkan sejuta tanya menggelayut dihati... Akankah selamanya...
-
benarkah adanya cerita itu yang membuat asa menjadi hitam apakah ini akhir penantian ataukah jalan ini jawabannya katakan apa mungkin ...
-
seandainya aku dapat menghampirimu mungkin saat ini aku sudah berada di dekat mu seandainya goresan pena ini dapat menghapus rinduku mung...
-
Begitu banyaknya pulau yang indah Inilah Papuaku uuu Permata hijau laut dan seninya Begitu menyenangkan jiwa Banyak pujian dan...
-
Setelah meninggalnya ibu Hasri Ainun, ternyata BJ. Habibie Mantan Presiden RI ini membuat Surat ungkapan sayang dan cinta Bapak BJ. Habibie...
-
Dua tahun sudah ku buang waktuku Berkhayal dalam harapan jadi kekasihmu Tanpa pernah aku merasakan jenuh Walau di tiap detiknya c...
-
Wahai angin… Ku titipkan hembusan cinta suci ini… Untuk orang terkasih dari orang yang paling ku sayang, Orang terhebat dari orang-orang...
-
Kasih,maafkanlah segala kesalahanku Karena hanya kaulah yang ada di hatiku Walaupun aku sering menyakitimu Mungkin karena ku tak pahami mak...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar