Minggu, 15 Januari 2012

saat ku tatap wajah mu

sepertinya racun kesimamu tlah menjalar dalam nadiku,,
segala saraf terhenti saat dirimu tertangkap mata meski hanya sekedar bayangmu,,
sepertinya alam hening sesaat,,
hanya terdengar detak jantungku yg semakin cepat,,

otak tak mampu merangkai kata,,
meskipun hanya sekedar sapa,,
terdiam layaknya seonggok arca,,
sungguh tak berdaya,,

ini bukan semata kata² hiperbola,,
bukan pula aku coba mendramatisir situasi,,
tapi ini memang yg kurasa,,
saat mata kita berpaut, ini yg terjadi.

Tidak ada komentar:

Laman

Profil saya

Foto saya
jakarta, jakarta, Indonesia
Seorang pemuda yang gelisah, Hidup di pinggiran Jakarta,Banyak hal yang dijalani untuk merubah nasib dan kehidupan lebih baik,Namun nasib dan keberuntungan tak kunjung berpihak,Kita punya cita-cita dan angan - angan yang mulia tapi tuhan punya kehendak lain.Langkah - langkah pilihanku kandas ditiup waktu,Tempat pelabuhanku terakhir menjadi seorang Penulis Puisi di Rumah yang berada di pinggiran Jakarta yang jauh dari hiruk pikuknya gemerlap ibu kota..

Entri Populer